Reformasirakyatindonesia.com - Teheran/Tel Aviv – Ketegangan antara Iran dan Israel kembali membara setelah Garda Revolusi Iran (IRGC) meluncurkan rudal balistik jarak jauh Sejjil ke wilayah Israel pada Rabu (18/6). Peluncuran ini menandai debut rudal kelas berat tersebut di medan perang dan merupakan bagian dari gelombang serangan ke-12 yang dilancarkan Iran sejak konflik terbaru meletus.
Dalam pernyataan resminya, IRGC mengklaim rudal-rudal tersebut berhasil menembus sistem pertahanan udara Israel, membuka langit bagi serangan lanjutan menggunakan rudal dan drone. “Serangan rudal akan terfokus dan terus berlanjut,” demikian pernyataan resmi IRGC yang dikutip dari Palestine Chronicle.
Komandan IRGC juga melontarkan peringatan keras kepada Israel:
“Gerbang neraka akan terbuka untuk Anda,”
menambahkan bahwa serangan mereka dirancang untuk menciptakan kepanikan dan disorientasi.
Israel Bantah, Klaim Rudal Berhasil Dicegat
Menanggapi serangan tersebut, militer Israel mengonfirmasi bahwa delapan rudal terdeteksi datang dari Iran. Namun, mereka mengklaim seluruhnya berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara. Meski demikian, mereka mengakui bahwa rudal Sejjil tergolong canggih dan memiliki daya ledak yang besar.
Sirene peringatan terdengar di Tel Aviv, Hasharon, hingga permukiman di wilayah pendudukan Tepi Barat. Media Israel seperti Yedioth Ahronoth dan Channel 12 melaporkan adanya rudal yang jatuh di jalanan sebelum berhasil mencapai target, sedangkan sisanya dihancurkan di udara.
Warga Israel diminta segera masuk ke tempat perlindungan dan tetap berada di sana hingga ada pemberitahuan lebih lanjut.
Korban Terus Bertambah, Risiko Konflik Meluas
Sejak Israel memulai serangan udara ke Iran pada 13 Juni lalu, termasuk pengeboman fasilitas nuklir dan pangkalan militer, setidaknya 224 orang tewas dan 1.277 lainnya luka-luka di Iran. Serangan ini juga mencakup pembunuhan sejumlah komandan militer dan ilmuwan nuklir.
Sebagai balasan, Iran melancarkan serangan balistik dan drone yang menyebabkan lebih dari 30 korban jiwa dan ratusan luka-luka di pihak Israel.
Amerika Serikat Mulai Terlibat?
Laporan dari media Barat menyebutkan bahwa Amerika Serikat kemungkinan akan terlibat lebih jauh dalam konflik ini. Presiden AS Donald Trump mengeluarkan pernyataan keras yang menyerukan agar Teheran “menyerah tanpa syarat”. Ia bahkan mengisyaratkan kemungkinan menargetkan langsung Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran.
Pernyataan ini memicu kekhawatiran eskalasi besar, yang bisa menyeret kawasan Timur Tengah ke dalam konflik yang lebih luas.
Red./Dinny M


Posting Komentar untuk "Iran Luncurkan Rudal Berat Sejjil ke Israel, Ketegangan Perang Semakin Memuncak"